Tegek adalah - mengenal alat pancing ini dari dasar
Tegek adalah salah satu jenis joran pancing yang populer di berbagai belahan dunia. Kita --kau dan aku-- perlu memperluas pandangan terkait itu.
Di Indonesia disebut tegek atau joran bebekan.
Di Jepang disebut Keiryuzao (渓流竿), Tanago-zao (タナゴ竿), atau Herabuna-zao (ヘラブナ竿). Orang sana akan lebih suka menyebutnya sesuai teknik yang digunakan, lokasi mancing di mana, atau ikan yang ditargetkan apa, seperti Keiryu fishing (渓流釣り) untuk memancing di aliran sungai pegunungan. Atau, Tenkara (テンカラ) yaitu memancing lalat tradisional Jepang tanpa reel.
Di Tiongkok disebut sebagai 手竿 (Shugān) atau secara harfiah berarti "joran tangan". Ada banyak istilah lain yang juga dikhususkan berdasarkan beberapa faktor teknik, lokasi, dan ikat target.
Di Korea istilah yang paling dekat dengan tegek adalah 민장대 (Minjangdae) yang berarti "joran polos".
Sedangkan secara umum dalam bahasa Inggris, disebut sebagai pole rod atau whip.
Jadi...
Tegek adalah jenis joran pancing tanpa reel (gulungan senar) dan ring guide. Senar diikat langsung pada ujung joran, sehingga penggunaannya sangat sederhana dan mengandalkan kelenturan joran untuk menahan perlawanan ikan.
Tegek adalah istilah umum di Indonesia
Pemancing Indonesia itu orangnya seperti gak mau ribet. Untuk menyebut sebuah alat pancing langsung pada definisi yang paling umum. Definisi yang mencangkup pembagian yang lebih kompleks dan khusus di bawahnya.
Sebenarnya, kalau kau sepakat menyebut dengan spesifik, akan ada jenis tegek, seperti:
1. Tegek cutit
Merupakan tegek yang memang dari pabriknya dalam kondisi cutit atau belum ada kolongan.
2. Tegek kolong
Istilah lain tegek kolong adalah tegek custom. Merupakan joran tegek cutit yang sudah mendapat sentuhan dari pengrajin joran. Membuatnya fleksibel untuk digunakan di mana saja. Jika bagian ini kita bagi lagi lebih kompleks, akan muncul jenis joran tegek berdasarkan kolongannya, seperti:
- Tegek kolong neklin;
- Tegek kolong mamarit;
- Tegek kolong keramik; dan
- Tegek kolong aluminium.
Kau bisa menambahi daftarnya jika masih kurang.
3. Tegek micro
Sebagaimana namanya, tegek ini memang dikhususkan untuk mancing ikan micro atau ikan kecil. Sehingga turut berkembang pula berbagai jenis turunan, seperti:
- Tegek uceng;
- Tegek wader; dan
- Tegek nilem.
4. Tegek-kara
Halah... Jenis ini pun sebenarnya iseng-iseng meniru penyebutan Tenkara (Jepang) yang khusus untuk mancing menggunakan fly. Penyebutan tegek-kara terasa lebih lokal dan membumi bagi pemancing kita.
Istilah lain yang lebih dekat adalah tegek mecut, yang khusus untuk mancing teknik pecutan. Turunan dari Tenkara namun menggunakan umpan hidup (live bait), bukan fly atau lalat-lalatan.
5. Tegek nilabuna
Hahaha... Ini pun juga iseng-iseng; bukti betapa sangat kreatif pemancing kita.
Merupakan turunan dari Herabuna (Jepang) yang khusus menarget ikan hera. Sedangkan kalau di Indonesia tidak ada itu ikan hera, yang banyak adalah ikan nila. Maka diganti menjadi nilabuna. Mantap!
Dan, semua istilah yang sulit dari turunan jenis tegek tersebut cukup kita ucapkan dalam satu kata yang umum: tegek
Nah... Bagaimana? Sampai di sini seharusnya kau yang belum memahami tegek itu apa, sekarang sudah tahu makna umum maupun khusus di baliknya.
